MBG Kelas 3 Bintang
Pagi itu, Jum'at, 9 Januari 2026, suasana di SD Maarif Jogosari Pandaan, terasa berbeda. Matahari pagi yang bersahabat mengintip dari balik celah jendela Kelas 3 Bintang. Di dalam kelas, anak-anak sudah duduk rapi, tetapi kegembiraan tidak bisa disembunyikan dari wajah mereka.
Hari ini adalah hari istimewa: Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama wali kelas Bapak Mochammad Abdul Khonif, S.Pd.
Kejutan "Gunung Emas" di Atas Meja
Tepat setelah berdo'a pagi hari, Pak Khonif dan anak-anak yang ikut membantu mengambil MBG dengan senyum yang selalu menyemangati. setelah sampai dikelas kami meletaknan MBG di depan, tumpukan kotak makan sudah tertata rapi.
"Anak-anak Kelas 3 Bintang, sudah siap untuk mengisi tenaga?" tanya Pak Khonif dengan nada bercanda. "Siaaaap, Pak Guru!" jawab anak-anak kompak.
Ketika kotak-kotak itu dibagikan dan dibuka secara bersamaan, aroma harum seketika meledak di ruangan. Di dalamnya, tersaji Nasi Kuning yang kuningnya cerah seperti semangat mereka pagi itu. Di atas nasi, duduk sebongkah Ayam yang menggoda, ditemani sepotong Tahu goreng yang gurih.
Namun, yang membuat piring itu terlihat seperti taman bunga adalah sayurannya. Campuran Wortel oranye, Jagung manis yang kuning, dan Ucet (buncis) hijau yang segar memberikan warna-warni nutrisi yang lengkap.
Tantangan "Lidah Naga"
Pak Khonif tidak hanya mendampingi, tapi juga memberikan edukasi dengan cara yang seru. Beliau menunjukkan potongan Buah Naga yang merah membara dan sangat segar sebagai pencuci mulut.
"Siapa yang tahu kenapa ada buah naga hari ini?" tanya Pak Khonif. "Supaya sehat, Pak!" teriak salah satu murid. "Betul! Tapi ada satu lagi," Pak Khonif tertawa kecil, "nanti setelah makan buah ini, coba lihat lidah teman sebangku kalian. Siapa yang lidahnya paling 'berapi' merah, berarti dia anak hebat yang habis makannya!"
Anak-anak tertawa riuh. Suasana makan bersama itu penuh dengan canda. Pak Khonif berkeliling, memastikan anak-anak yang biasanya susah makan sayur tetap semangat menghabiskan wortel dan ucet mereka. Beliau bercerita bahwa sayur-sayuran itu adalah "amunisi" agar mereka bisa secerdas bintang di langit.
Jum'at Berkah, Perut Kenyang, Hati Senang
Satu per satu kotak makan mulai kosong. Nasi kuning habis tak bersisa, sayuran pun dilahap habis. Terakhir, mereka menikmati kesegaran buah naga yang manis "yang manisnya seperti pak Khonif" heheheee dan mendinginkan suasana kelas 3 Bintang yang mulai menghangat.
Sesuai tebakan Pak Khonif, kelas menjadi heboh saat anak-anak saling menjulurkan lidah yang berubah warna menjadi merah jambu tua akibat buah naga. Gelak tawa pecah di seluruh penjuru Kelas 3 Bintang.
Sebelum menutup kegiatan, Pak Khonif mengajak anak-anak merapikan kembali kelas mereka. Beliau berpesan, "Makanan yang sehat adalah awal dari mimpi yang besar. Hari ini kalian sudah belajar bersyukur atas nikmat sehat."
MBG tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan peternak setempat". Semoga anak² selalu suka dengan menu² MBG yang bervariasi .
BalasHapusAmin Yarobbal Alamin...
HapusTerimakasih nggih. tetap semangat
Saya sudah membaca .Ceritanya menarik dan lucu.
BalasHapusAlhamdhulillah... Ayo tambah keseruan lagi belajar dikelas 3 Bintang ya.
Hapus